Menganalisa Kompetitor

Dalam pembahasan kali saya akan menjelaskan bagaimana cara melakukan riset kata kunci. Ketika anda melakukan riset kata kunci, maka target utama anda adalah bisa meraih posisi 1-5 di search engine.  Idealnya posisi 1-3. Nah, dalam melakukan riset kata kunci ada satu hal yang perlu anda ketahui: pahami kemampuan anda dan kenali kekuatan musuh. Itulah satu-satunya cara untuk bisa mengalahkan saingan anda.

Sering saya sebutkan, ibarat memasuki medan peperangan maka ilmu dan pengalaman adalah senjata utama dalam dunia SEO. Jika anda tidak memiliki senjata yang mumpuni (ilmu dan pengalaman), maka anda akan kalah dan mati di tengah jalan. Dan seringkali kekeliruan di awal akan membuahkan kegagalan di akhirnya. Oleh karena itu, untuk pemula sangat saya sarankan untuk memilih kata kunci yang low competition saja dulu. Untuk lebih rinci akan saya jabarkan di bagian akhir modul ini.

Sangat penting saat melakukan riset kata kunci, anda memahami sejauh mana kemapuan anda dalam mengoptimasi sebuah kata kunci. Hal ini bertujuan agar apa yang anda mulai saat ini tidak berbuah kesia-sian di kemudian hari.

Sebenarnya ada banyak sekali faktor yang membuat sebuah kata kunci itu mudah atau susah untuk dikalahkan. Namun demikian, saya akan memberikan beberapa poin utama yang mempengaruhi sebuah kata kunci itu susah atau mudah untuk dikalahkan, sebagai berikut:

1.   Jumlah pencari

 Cara sederhana untuk mengetahui bahwa sebuah kata kunci itu susah atau mudah dikalahkan adalah dengan melihat jumlah pencari. Jika jumlah pencari banyak maka otomatis saingannya berat. Maka sebaiknya anda mencari kata kunci yang pencarinya tidak terlalu banyak karena biasanya saingannya juga sedikit. Ini akan saya bahas lebih lanjut pada bagian akhir modul ini.

2.    Domain authority

Jika di halaman pertama untuk kata kunci yang anda bidik ada beberapa domain authority seperti Wikipedia, About.com dan wikiHow maka itu menandakan bahwa saingan untuk kata kunci tersebut cukup competitive, meskipun ini tidak mutlak namun harus menjadi pertimbangan anda untuk bersaing dengan mereka untuk sebuah kata kunci. Dalam beberapa kasus memang tidak terlalu sulit untuk mengalahkan mereka namun untuk pemula sebaiknya mencari kata kunci yang pada halaman utama diisi oleh domain yang bukan authority.

3.   Kekuatan onpage

 Anda bisa mengecek kekuatan onpage saingan dengan mengecek hal berikut:

  • Title tag
  • Keyword di URL
  • Keyword di alt tag

Jika sebuah website merangking di sebuah kata kunci, namun anda tidak menemukan bahwa halaman tersebut dilihat melalui kata kunci ternyata tidak sesuai dengan title tag, keyword di ULR dan di alt tag maka itu artinya halaman website itu tidak optimal dari segi onpage. Anda tinggal mengeceknya dari segi offpage/backlink. Jika backlinknya sedikit maka kata kunci itu kemungkinan bisa anda kalahkan meskipun itu authority domain. Karena bisa saja halaman tersebut memiliki peringkat bagus hanya karena lantaran memiliki domain authority.

4.    Kekuatan offpage (Backlink) saingan

Meskipun ada lebih dari 200 faktor yang mempengaruhi peringkat sebuah kata kunci di search engine terutama Google, namun tidak ada faktor yang lebih dominan daripada backlink. Backlink adalah salah satu patokan yang paling akurat untuk mengetahui kekuatan lawan. Jika pada halaman pertama search engine untuk kata kunci yang anda bidik memiliki saingan dengan ratusan atau ribuan backlink maka akan sulit bagi Anda untuk mengalahkannya, terutama jika anda mengoptimasi fresh domain/domain baru.

Itulah 4 faktor utama bagaimana cara mengecek sebuah kata kunci apakah itu mudah atau susah untuk dikalahkan.

Namun, sebelum melakukan itu semua, ada satu hal penting yang menjadi langkah awal bagi anda untuk mengecek apakah sebuah kata kunci itu mudah atau susah untuk anda optimasi. Berikut penjelasannya:

Ada banyak metode yang digunakan oleh para internet marketer untuk mengetahui apakah sebuah kata kunci itu mudah atau susah untuk dikalahkan, yaitu:

1.    Dengan mengetikkan di Google: “kata kunci”

Yaitu dengan mengetikkan kata kunci di Google dengan menggunakan tanda kutip (“kata kunci”). Angka yang muncul di Google adalah 34.600. Namun cara seperti ini kurang akurat. Tanda kutip (“) tidak mengandung permintaan apapun ke Google dari segi SEO. Cara seperti ini terlalu general, sehingga masih rancu.

2.    Dengan mengetikkan: allinurl:keyword

Yaitu dengan mengetikkan kata kunci dengan kode (allinurl:kata kunci). Hasil pencarian di google menunjukkan angka 14.500. Kode “allinurl” mengandung makna permintaan ke Google bahwa anda ingin mengetahui semua URL yang mengandung kata kunci yang ingin anda bidik. Namun ini pun masih kurang akurat. Karena beberapa internet marketer sengaja tidak memasang kata kunci di URL-nya dengan tujuan membidik kata kunci yang lain yang masih berhubungan dengan keyword yang dia bidik.

3.  Dengan mengetikkan: allinanchor:keyword

Yaitu dengan mengetikkan kata kunci dengan kode (allinanchor:keyword). Hasil pencarian yang muncul di Google menunjukkan angka 4.550. Namun ini masih kurang akurat, karena bisa jadi ada beberapa anchor text yang mengadung kata kunci dalam satu halaman website sehingga hasilnya masih belum menunjukkan saingan yang sebenarnya. Dan bisa jadi dalam satu halaman itu tidak ada sama sekali anchor yang mengandung kata kunci sehingga banyak saingan yang tidak terdeteksi.

4.  Dengan mengetikkan: allintitle:kata kunci

Yaitu dengan mengetikkan kata kunci dengan kode (allintitle:kata kunci). Hasil yang ditunjukkan oleh mesin pencari Google adalah 12.200. Kode “allintitle” mengandung makna bahwa anda meminta google untuk menampilkan hasil pencarian untuk setiap halaman yang mengandung title tag sesuai dengan kata kunci yang ingin anda bidik. Dan title tag adalah salah satu faktor onpage terpenting dalam SEO.

Maka menggunakan cara ini lebih akurat dibanding metode-metode sebelumnya karena anda telah menggunakan salah satu parameter SEO untuk mengetahui jumlah saingan. Dan cara inilah yang digunakan oleh banyak internet marketer kelas dunia. Maka dalam Kursus Private SEO ini, saya pun menyarankan anda untuk menggunakan cara ini untuk mengetahui jumlah saingan.

Adapun tingkat kesulitan untuk kata kunci yang akan anda bidik saya bagi menjadi 3 pengelompokan: mudah, sedang, susah.

  • Allintitle 5.000 ke bawah = mudah
  • Allintitle 5.000 – 50.000 = sedang
  • Allintitle 50.000 ke atas = susah

Pada dasarnya, mudah atau tidaknya sebuah kata kunci berbeda untuk setiap orang. Namun, secara general patokan di atas bisa anda gunakan sebagai acuan untuk menghitung kemampuan anda dalam mengalahkan saingan. Dan khusus untuk pemula, saya sangat menyarankan anda untuk mengejar allintitle 1.500 ke bawah saja dulu. Jika sudah bisa merangkingkan kata kunci tersebut, anda bisa menaikkan menjadi allintitle 2.000 – 5000.

Setelah mengecek jumlah saingan dengan “allintile”, maka untuk mengetahui detail kekuatan saingan barulah anda mengecek melalui 4 faktor yang telah saya jelaskan di bagian pertama.

Tambahan:

 

Tools untuk mengecek backlink profile saingan:

 

  1. Open Link Profiler: http://www.openlinkprofiler.org/ (Full free)
  1. Majestic: https://majestic.com/ (Berbayar)
  1. Ahrefs: https://ahrefs.com/ (Berbayar)

Tool untuk mengecek domain authority (DA) dan page authority (PA):

 

  1. Open Site Explorer: https://moz.com/researchtools/ose/ (Berbayar)

Catatan: meskipun beberapa tools di atas berbayar, namun ada versi trialnya yang bisa anda coba.

Beranda

Blog

Paket Web

Lainnya

Akun